You Are Here: Home - Adab dan Perilaku Muslim - Doa Persis Seperti Memanah

 http://3.bp.blogspot.com/-WMxRwbf0dJc/T0wsJDfEifI/AAAAAAAAAkM/oNmtYQK-tas/s320/panah2.jpg
Gambar hiasan

Ibnul Qayyim rahimahullahu ta’ala mengatakan, orang yang berdoa persis seperti orang yang memanah. Pertama, perlu ada sasaran. Lalu yang kedua, perlu ada panah yang kukuh, lurus. Yang ketiga, perlu ada tenaga atau kekuatan untuk menarik panah panah sehingga panahnya meluncur tepat pada sasarannya. Tiga syarat ini harus dimiliki seseorang yang ingin doanya di mustajabkan oleh Allah Ta’ala.

Syarat yg pertama, perlu ada sasaran. Maka, sasarannya adalah Allah. Hendaklah ia berdoa hanya kepada Allah Ta’ala, dan tidak berdoa kepada selain-Nya. Sebab, berdoa kepada selainnya adalah kelemahan dan kehinaan.

Lalu yg kedua, panah yang lurus iaitu doa yang datang dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang ada dalam Al-Qur’an dan Sunnah baginda. Sebab, kadang kala ada yang berdoa minta sesuatu, tapi kita tidak mengetahui apakah sesuatu itu baik buat dunia dan akhirat kita.

Dan yang ketiga, kekuatan untuk menarik panah itu adalah dorongan kepentingan. Karena doa yang diterima oleh Allah Ta’ala adalah doanya orang yang benar-benar memerlukan, benar-benar menginginkan dan terdesak dengan terwujudnya keinginan tersebut.

Maka kata Ibnul Qayyim, “tidaklah tercipta ketiga syarat ini, kecuali Allah Ta’ala akan kabulkan doanya”.

Allahua'lam..

Sumber: http://www.facebook.com/1aqidah.net/posts/623468891002800

0 comments

Leave a Reply