You Are Here: Home - Monolong Dalaman - Saudariku, Apa Yang Menghalangimu Untuk Menutup Aurat?

 

Saudariku...
Apa yang menghalangimu untuk menutup aurat?
Ketahuilah, sesungguhnya perintah ini datang daripada Rabmu,[1]
Allah, tuhan yang menciptakan dirimu.
Allah, tuhan yang memberikanmu segala macam rezeki,
Allah, tuhan yang hanya Dia yang layak disembah.

Saudariku...
Apa yang menghalangimu untuk menutup aurat?
Tidak pantas bagi seorang yang mengaku muslim menafikan perintah Allah, [2]
Tanda hamba menyembah tuannya,
Lupakah wahai ukhti, sebahagian janjimu semasa bersyahadah?
"Tidak ada Tuhan yang layak diibadahi dengan sebenar-benarnya melainkan Allah?"

Saudariku...
Apa yang menghalangimu untuk menutup aurat?
Ketahuilah, semua perintah Allah SWT adalah untuk kebaikan hambaNya,
Tidaklah Dia ingin menyusahkan hambaNya, tidak sama sekali wahai saudariku,[3]
Walau seribu hikmah tidak ditemui, tidak bermakna ia sia-sia,
Sudah dimaklumi, sang Pencipta mengetahui apa yang terbaik untuk ciptaannya.

Saudariku...
Apa yang menghalangimu untuk menutup aurat?
Ketahuilah, mata ajnabi yang menatap susuk tubuhmu,
Adalah tatapan yang penuh nafsu,
Hanya keimanan yang dapat membentengi mereka daripada merosakkanmu,
Jagalah dirimu wahai saudariku.

Saudariku...
Apa yang menghalangimu untuk menutup aurat?
Menutup aurat tanda kesopanan, bukan penyiksaan,
Menutup aurat adalah kemuliaanmu, bukan kongkongan,
Ketahuilah, Islam agama yang Indah,
Menjaga penganutnya daripada terjerumus kedalam kerosakan.
Sedarilah, insafilah, hargailah, syukurilah keimanan ini.


Nukilan,
Mohd. Ikram Bin Jabilin,
22 Sya'ban 1432H / 23 Julai 2011
Ranau, Sabah
Artikel berkaitan:

-----------------------------------
Nota Kaki:

[1] Perintah menutup aurat
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (An-Nur: 31)
[2] Orang beriman itu dengar dan taat
Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. "Kami mendengar, dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (An-Nur: 51)
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (Al-Ahzab: 36) 
[3] Islam itu mudah (cadangan bacaan Islam Adalah Agama Yang Mudah)
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” [Al-Baqarah: 286]
...Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu...” [Al-Baqarah: 185]
...Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.” [Al-Maa-idah: 6]
... Dan Dia tidak menjadikan kesukaran untukmu dalam agama ...” [Al-Hajj: 78]

0 comments

Leave a Reply