You Are Here: Home - Monolong Dalaman - Tidakkah kita sedar, itu tanda cinta dan sayang?

 

Terkadang orang marah apabila ditegur,
Ditegur kerana kita nampak dia berbuat maksiat,
Maksiat kepada Allah ditakuti mengundang kemarahan Allah,
Maksiat kepada Allah ditakuti terkena ancaman Allah SWT.

Terkadang orang tidak selesa jika dinasihati,
Dikatakan busy body, “ahhh… sibuk ajaa..
Tapi sedarkah itu tanda cinta tanda sayang?

Menyingkap satu hadith nabi yang mulia SAW,
Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya”. [1]
Sedang, antara kebaikan yang paling agung ialah,
Melihat saudaranya sendiri berada di jalan yang lurus..

Aku tidak suka dimurkai Allah,
Aku tidak suka mendapat ancaman neraka Allah,
Demikianlah juga,
Aku tidak suka saudaraku dimurkai Allah,
Aku tidak suka saudaraku mendapat ancaman azab Allah..

Renungkanlah, sukakah kita melihat orang yang dicintai disakiti?
Tidakkah kita sedar, itu tanda cinta dan sayang?



Nukilan
Mohd. Ikram Bin Jabilin
Ranau
28 Ramadhan 1432H / 28 Ogos 2011


________
Nota Kaki:

[1] Hadits ini dikeluarkan oleh Iman Al Bukhari dalam Shahih-nya, kitab Al Iman, Bab Min Al Iman An Yuhibba Liakhihi Ma Yuhibbu Linafsihi, no. 13 dan Imam Muslim dalam Shahih-nya, kitab Al Iman, Bab Al Dalil ‘Ala Ana Min Khishal Al Iman An Yuhibba Liakhihi Al Muslim Ma Yuhibbu Linafsihi Min Al Khair, no. 45.

0 comments

Leave a Reply