You Are Here: Home - Adab dan Perilaku Muslim - Sebuah Inspirasi: Baca Tak Faham-Faham

Huhu...sukanya dengan penulisan hamba Allah ni . Bila di fikirkan, mungkin kah benda tu cuma permainan fikiran? Hmm.. tapi tak pe la, janji bermanfaat. Kadang-kadang memang susah gak nak faham bila belajar. Macam tajuk-tajuk dalam forensic, terutama subjek psychology.. adeh la..

"Ana kekadang kalau membaca sampai berkali-kali baru paham. Dulu rase sedih jugak rasanya kenapa ana tak “sejenius” penuntut ilmu yang lain yang sekali baca langsung paham. Sampai suatu hari ana membaca biografi Syaikh Masyhur Hasan Salman, beliau bercerita bahwa iapun kadang tidak memahami suatu permasalahan, dan dulunya hal tersebut membuat beliau bersedih sampai suatu ketika ia membaca Tafsir al-Alusi. Di tafsir tersebut Imam al-Alusi setelah menukil beberapa halaman lalu berkata : "Apakah engkau paham? Adapun aku belum paham masalahnya". Maka Syaikh Masyhur menceritakan beliau sangat gembira setelah membaca tulisan Imam al-Alusi tersebut, dan memberi pencerahan kepada dirinya bahwa alim ulama juga kekadang mengalami kemusykilan dalam beberapa permasalahan.

Demikian cerita dari dari Syaikh Masyhur Hasan Salman hafizahullah.

Padahal Imam Al-Alusi atau Syihabuddin Mahmud al-Alusi (wafat 1270 H) ini adalah seorang ulama hebat, pengarang tafsir terkenal yakni “Ruhul Ma’ani fi tafsir al-Qur`an al-Adzim wa as-Sab’u al-Masani” atau dikenal juga dengan “Tafsir al-Alusi”. Dan ia dengan tawadhu berkata “Saya belum paham”.

Apatah lagi ana yang masih penuntut ilmu “level beginner” yang masih sangat-sangat banyak kekurangannya. Tapi sejak mendengar cerita dari Syaikh Masyhur Hasan Salman tersebut, ana pun tak lagi terlalu bersedih jikalau tidak paham suatu permasalahan. Karena ana sadar ilmu tidaklah didapatkan dengan bacaan sepintas lalu, ia butuh keikhlasan, selalu mengulang bacaan, penelitian dan pemikiran yang mendalam, berkorban waktu siang dan malam, dan yang pasti selalu berdoa “Robbi zidni ‘ilman warzuqni fahman”..."

Semoga bermanfaat. Wallahu'alam

p/s: semangat, semangat.. kurang 2 bulan lagi nak grade.

0 comments

Leave a Reply